~ EIDUL ADHA 1432 ~

::BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM::

Alhamdulillahi `ala kulli hal, wa na`uzu billahi min haalin ahlin nar..

Hari kedua Eidul Adha, Isnin 11 Zulhijjah 1432 bersamaan dengan 7 November 2011. Hanya 13 hari saja berbaki.

Eidul Adha berkait rapat dengan pengorbanan. Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail a.s yang sering kita dengar adalah contoh pengorbanan yang hanya bermatlamatkan redha Allah semata-mata. Juga rasa tawakkal yang sangat tinggi mengatasi perasaan ragu-ragu yang ditimbulkan dari bisikan syaitan laknatullah.

Hidup ini memerlukan pengorbanan. Lebih banyak kita berkorban, biasanya lebih banyak kebahagiaan yang akan terhasil. Sebagaimana Nabi Ibrahim a.s sanggup mengorbankan anaknya yang tercinta, Nabi Ismail a.s. Begitu juga Nabi Ismail yang merelakan dirinya untuk dikorbankan. Diiringi dengan tawakkal kepada Allah dengan sebulat hati, Allah rupanya menggantikan pengorbanan itu dengan sesuatu yang lebih baik. Seekor kibasy yang tiba-tiba ditukarkan dengan Nabi Ismail a.s tanpa disangka oleh mereka berdua.

Usah takut untuk berkorban. Tetapi, pastikan dahulu tujuan pengorbanan itu adalah untuk mengharapkan redha Allah. Perlu di ingat, pengorbanan yang dilakukan demi untuk mengharap keredhaan makhluk, maka tiada nilai pengorbanan itu di sisi Allah Ta’ala. Alangkah ruginya…

Ingatan untuk diri sendiri… Walau tiada siapa memandang apa yang kau lakukan, andai niat pekerjaan itu kerana Allah, tiada kerugian yang akan berlaku. Meski kau rasa tiada siapa menghargai, teruskan juga. Niatmu kerana Allah bukan? Jadi, Allah yang menghargai usahamu itu. Bahkan penghargaan Allah lebih tinggi dan lebih menggembirakan dari penghargaan manusia yang tiadalah bernilai mana pun.

Berkorban atau melakukan sesuatu dengan ikhlas kerana Allah, kemudian tawakkallah sepenuh hatimu kepadaNYA jua. 

Sesungguhnya yang baik datang dari Allah, dan yang buruk datang dari sendiri. Namun hakikatnya, kedua-dua itu datang Allah jua.

إِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah.(TQS. Ali ‘Imran [3]: 159)

«…إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبَلُ مِنْ الْعَمَلِ إِلاَّ مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ»

Sesungguhnya Allah tidak akan menerima amal kecuali amal yang dilaksanakan dengan ikhlas dan dilakukakan karena mengharap ridha Allah semata. (Al-Mundziri berkata isnadnya shahih).

Wallahu a’lamu bissawab.

 

-Rumahku Syurgaku-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s